Cara Merawat Aquascape

Cara Merawat Aquascape berbeda dengan aquarium biasa. Oleh sebab itu, banyak hal yang harus diperhatikan agar keindahaan aquascape selalu terjaga seperti kondisi air, ikan, hingga tanaman di dalamnya.

Pada umumnya, aquarium biasa menggunakan tanaman hias palsu, sehingga parawatannya lebih mudah. Sedangkan aquascape memiliki beragam unsur kehidupan di dalamnya.

Aquascape yang tidak dirawat dengan baik dan benar dapat menyebabkan air kotor sehingga akan mempengaruhi kelangsungan hidup ikan dan tanaman aquascape.

Cara Merawat Aquascape yang Benar

Jika kamu seorang pemula dan berkeinginan untuk memiliki aquascape, sebaiknya ketahui terlebih dahulu bagaimana cara merawat aquascape yang benar seperti berikut ini:

1. Perhatikan Kualitas dan Kebersihan Air

Cara merawat aquascape yang pertama yakni menjaga kualitas dan kebersihan air. Selain air bersih, aquascape juga membutuhkan air dengan kandungan mineral yang cukup agar makhluk hidup yang ada di aquascape tetap sehat dan tumbuh subur.

Perawatan kualitas air aquascape meliputi temperatur, pH, siklus nitrogen, kadar CO2, dan jumlah oksigen terlarut. Cara mengetahui kandungan air aquascape yaitu dengan bantuan alat water test kit. Gunakan alat water test kit yang akurat dan efisien. Sebaiknya, pilih alat water test kit yang bisa digunakan untuk air tawar maupun air laut.

Selain itu, kebersihan air aquascape juga harus diperhatikan. Tidak ada aturan khusus kapan harus mengganti air aquascape, namun kamu bisa mengganti air aquascape satu minggu sekali.

Jika menggunakan air sumur, kamu bisa langsung memasukkannya ke dalam aquascape. Sedangkan untuk air PDAM, sebaiknya endapkan air terlebih dahulu selama satu malam agar kaporit tidak ikut masuk ke dalam aquascape. Sebab, kandungan kaporit tidak baik untuk makhluk hidup di dalam aquascape.

2. Perhatikan Asupan Nutrisi Tanaman Aquascape

Sama seperti tanaman pada umumnya, tanaman aquascape juga membutuhkan nutrisi agar tumbuh dengan subur. Salah satu kunci dari cara merawat aquascape adalah menjaga asupan nutrisi tanaman aquascape dengan pemberian pupuk yang sesuai dengan aturan pakai dan kebutuhan tanaman.

Pemberian pupuk yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tanaman dan kelangsungan hidup hewan di dalam aquascape. Namun, pemberian pupuk yang terlalu sedikit juga dapat menyebabkan tanaman aquascape cepat mati.

Langkah pertama dari cara merawat aquascape ialah memberi pupuk dasar. Pemberian pupuk dilakukan sebelum aquascape diisi apapun. Campurkan jenis pupuk NPK atau pupuk kandang dengan substrate. Perbandingannya 1 untuk pupuk dan 4 untuk substrate.

Campuran pupuk di atas bisa kamu taburkan langsung ke permukaan aquascape. Kemudian, tancapkan tanaman hidup pada campuran substrate dan pupuk yang sudah ditaburkan tadi agar akar tanaman tumbuh dengan sehat dan kuat.

Jika tanaman aquascape mengalami keterlambatan dalam pertumbuhannya kamu bisa mengatasinya dengan menancapkan pupuk jenis tancap yang berbentuk seperti tablet di sekitar tanaman.

Gunakan pupuk cair setiap 4 kali sehari untuk memenuhi nutrisi tanaman aquascape. Caranya cukup mudah, kamu bisa langsung meneteskan pupuk cair ke dalam aquascape. Akan tetapi, perhatikan dosis penggunaannya, dengan cara mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasan.

3. Perawatan Tanaman Aquascape Secara Berkala

Cara merawat aquascape lainnya yaitu dengan memangkas tanaman secara berkala. Lakukan pemangkasan pada tanaman yang tumbuh subur agar aquascape terlihat rapi. Waktu pemangkasan tergantung dari jenis tanaman karena setiap tanaman aquascape memiliki kecepatan pertumbuhan yang berbeda-beda. 

Ada tiga jenis tanaman aquascape yang sering digunakan yakni tanaman batang, fern, foreground, dan moss. Umumnya, jenis tanaman batang memiliki prose pertumbungan yang cepat dibandingkan tanaman lainnya. Jadi, jika kamu menggunakan jenis tanaman batang maka pemangkasannya dilakukan lebih sering.

4. Mengganti Air yang Menguap

Cara merawat aquascape selanjutnya yakni mengganti air yang menguap. Berbeda dengan akuarium biasa, penguapan air dalam aquascape cenderung lebih cepat, hal ini disebabkan oleh uap panas dari pencahayaan serta penggunaan kipas sebagai pendingin air. Air yang menguap akan membuat debit air dalam aquascape berkurang.

Berkurangnya debit air dapat mempengaruhi kadar unsur seperti kalsium, garam, dan polutan menjadi lebih pekat. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan menambah air aquascape untuk menggantikan air yang menguap.

Waktu penambahan air tergantung cepat lambatnya proses penguapan, namun bisa kamu lakukan setiap dua hari sekali. Jika terjadi penguapan yang lumayan banyak, segera ganti air aquascape. Jangan sampai air aquascape hilang setengahnya.

Sebaiknya tambahkan air aquascape setelah menguap sekitar 10% sampai 20%. Jika menggunakan air tawar, maka penambahannya juga menggunakan air tawar. Begitu pula dengan air laut, jadi pastikan kamu tidak mencampur dua jenis air ke dalam satu akuarium.

5. Bersihkan Kaca Aquascape Secara Berkala

Cara merawat aquascape yang selanjutnya yakni bersihkan kaca aquascape secara rutin. Kaca akuarium yang buram menjadi salah satu masalah yang cukup sering terjadi dalam pemeliharaan ikan hias. Pastikan kamu membersihkan kaca aquarium sebelum kotoran kaca sulit dihilangkan.

Cara membersihkan kaca aquarium sangat mudah, kamu hanya perlu menyemprotkan pembersih pada lapisan kaca. Tunggu beberapa saat, kemudian bersihkan menggunakan spons.

Selain itu, kamu juga menggunakan bahan alami seperti jeruk nipis dan soda kue. Berikut langkah-langkahnya:

Cara Membersihkan Kaca Aquarium:

6. Menjaga Kondisi Lingkungan Aquascape

Cara merawat aquascape yang terakhir adalah dengan dengan menjaga kondisi lingkungan tanaman di dalam aquascape. Sama seperti tanaman pada umumnya, tanaman aquascape juga sangat bergantung terhadap kondisi lingkungan. Jika lingkungannya baik, maka tanaman juga akan tumbuh dengan subur. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman aquascape diantaranya kondisi air, media tanam, pencahayaan, dan aerasi air.

Meskipun hidup di dalam air, tanaman aquascape tetap membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis. Pada umumnya, aquascape diletakkan di dalam ruangan yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Namun, jika terkena sinar matahari secara langsung, maka aquascape akan lebih cepat berlumut.

Pencahayaan aquascape tidak boleh dilakukan sembarangan, sebab cahaya harus menjangkau ke semua bagian aquascape. Selain itu, pencahayaan aquascape tidak boleh terlalu terang dan terlalu redup karena tidak baik untuk pertumbuhan tanaman.

Gunakan cahaya dari lampu LED atau neon agar tanaman aquascape tetap dapat melakukan proses fotosintesis. Jika menggunakan lampu neon, letakkan lampu neon 10 cm di atas permukaan air. Sedangkan untuk lampu LED, letakkan sekitar 30 cm di atas permukaan air.

Demikian pembahasan mengenai cara merawat aquascape yang benar untuk pemula beserta cara membersihkan kaca aquarium. Jika kamu ingin membuat aquascape, sebaiknya perhatikan juga cara merawat tanaman aquascape.

Exit mobile version